KEEROM – Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Keerom melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring evaluasi penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kampung Yuwanain, Distrik Arso. Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk melihat langsung efektivitas tata kelola pemerintahan kampung di wilayah tersebut.
Sinergi Kuat Aparatur dan Bamuskam
Kedatangan rombongan legislatif disambut secara lengkap oleh seluruh perangkat pemerintahan kampung. PLT Kepala Kampung Yuwanain, Pius Borotian, bersama Sekretaris Kampung, Jumadi, memimpin langsung penyambutan tersebut didampingi jajaran Kepala Urusan (Kaur) serta seluruh anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam). Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan soliditas dalam pengawasan dan pelaksanaan program pembangunan di kampung.
Kepemimpinan di Balik Sistem Informasi Kampung
Fokus utama kunjungan Komisi 1 adalah meninjau penerapan Sistem Informasi Kampung yang telah berjalan dengan sangat tertib. Dalam tinjauan tersebut, terungkap bahwa kesuksesan digitalisasi ini tidak terlepas dari peran luar biasa Pius Borotian dan Jumadi. Keduanya dinilai menjadi motor penggerak utama dalam mengoperasikan dan memastikan sistem tersebut berjalan maksimal untuk melayani warga secara transparan.
Ketua Komisi 1, Dominika Tafor, menyatakan kekagumannya atas dedikasi kepala kampung dan sekretaris kampung. Menurutnya, penerapan Sistem Informasi Kampung di Yuwanain adalah pencapaian yang "sangat luar biasa" dan membuktikan bahwa tertib administrasi bisa dicapai dengan komitmen kepemimpinan yang kuat.
Apresiasi dan Masukan dari Dewan
Meski memberikan apresiasi tinggi, beberapa anggota dewan tetap memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan aplikasi ke depannya. Namun secara garis besar, dewan sepakat bahwa Yuwanain adalah teladan dalam hal keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas anggaran.
Rombongan Komisi 1 yang hadir terdiri dari:
- Ketua Komisi 1: Dominika Tafor
- Wakil Ketua 3 DPRD Kab Keerom: Jackobus Mekawa
- Anggota: Natan Bonai, Daniel Amo, Marten Naak, Yacobus Paembangan, dan Imaria Nof.
Inspirasi bagi Kabupaten Keerom
Kunjungan ini menegaskan bahwa dengan kolaborasi antara kepemimpinan yang inovatif dari sosok seperti Pius Borotian (plt kampung yuwanain) dan Jumadi (sekretaris kampung yuwanain) serta pengawasan yang baik dari Bamuskam, dana desa dapat dikelola dengan profesional. Komisi 1 berharap model "Kampung Digital" yang sukses diterapkan di Yuwanain dapat segera direplikasi oleh kampung-kampung lain di Kabupaten Keerom.